Langsung ke konten utama

Cak Nan dan sebuah jalan panjang



Disebelah saya ini adalah Cak Nan, nama lengkapnya Khoirul Ahsanan. Sudah lebih dari 20 tahun saya mengenal sosok yang memiliki keseharian unik dan nyeleneh. meski di usia kepala empat ini beliau juga belum menikah juga dengan banyak hal yang menjadi kendala dan alasannya. tetapi diluar itu, Cak Nan adalah sosok yang mengagumkan bagi saya. Kesehariannya kalau tidak ngajar, nyampah, memulung, silaturrahmi, menolong orang, dan kluyuran. setidaknya beliau ingin bisa bermanfaat dalam hidupnya. ya itu saja.

Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Nyampah itu nambahi sampah atau membuang sampah sembarangan atau membersihkan sampah, kita jd musykil, lakin ana husnudhon mawon mungkin yang dimaksud oleh gus sani itu yang ketiga, karena kalau tidak beliau akan berhadapan dengan direksi periklanan PT SAMPOERNA yang menyeru untuk membuang sampah pada tempatnya walaupun sedikit atau kecil, kecilnya sampah ya tetap #S a m p a h

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mengolah sampah yg bisa dimanfaatkan di olah lagi yg sekira sudah tak ada manfaat dibakar

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Biografi KH. Badawi Umar, S.Q.

Biografi KH. Badawi Umar, S.Q   Nama Kecil        : Badawi, adik-adiknya memanggil Mas Wawi / Masa Muda: Gus Beh TTL                    : Solo, 2 Agustus 1952. Anak ke 3 dari 11 bersaudara Asal                   : Solo Nama Istri          : Hj. Lathifah Mahfudz, BA. Binti KH Mahfudz Kholil (Pendiri PP Al Ishlahiyah) Nasab Keluarga  : Ayah   : KH. Ibnu Umar bin Syahrowardi                             : Ibu       : Nyai Hj. Muslimah   Pendidikan         : Aulmus PTIQ Jakarta (Alumnus Terbaik PTIQ)                             : Alumnus Pesa...

Ziarah Wali & Ulama 2018 PP Al Ishlahiyah Singosari Malang

DAHSYATNYA DO'A DUDUK DIANTARA DUA SUJUD

▪ Robighfirlii ▪ Warhamnii ▪ Wajburnii ▪ Warfa’nii ▪ Warzuqnii ▪ Wahdini ▪ Wa’aafinii ▪ Wa’fuannii Ketika orang ditany: “Do’a apakah yang   paling   sering   dibaca oleh se-orang muslim ?” Banyak yang menjawabnya dengan salah. Begitu seringnya do’a itu diba-ca,   hingga ketika sedang membaca do’a,   banyak yang tak merasa kalau sedang berdo’a. Padahal   do’a itu sangatlah dahsyat, mencakup   kebutuhan   kita di dunia dan akhirat. Dan dibaca minimal 17 kali setiap hari. Do’a itu, ialah do’a diantara dua sujud, marilah kita renungi maknanya: ▪ Robbighfirlii Wahai Tuhan ampunilah dosaku, dosa adalah beban, yang menyebabkan kita berat melangkah menuju ke ridha اللّهُ . Dosa   adalah   kotoran hati yang mem-buat   hati   kelam,   sehingga   hati kita merasa   berat skali untuk melakukan kebaikan. ▪ Warhamnii Sayangilah diriku, kalau kita disayang اللّهُ hidup akan terasa...